Mamuju, Mesakada.com — Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Mamuju, Letkol Laut (P) Gigih Aptya Anggara, secara resmi menutup kegiatan Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang IV Triwulan I Tahun Anggaran 2026, Minggu (15/2/2026).
Upacara penutupan berlangsung khidmat dan penuh semangat. Seluruh kadet, pembina, instruktur, serta tamu undangan mengikuti rangkaian kegiatan hingga akhir dengan tertib. Penutupan ini menandai berakhirnya program pembinaan generasi muda yang digelar selama dua hari di bawah koordinasi Pangkalan TNI AL Mamuju.
Dalam amanatnya, Danlanal Mamuju menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab. Ia menilai semangat dan kedisiplinan para kadet selama kegiatan menjadi modal penting dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.
Menurutnya, Persami KKRI bukan sekadar kegiatan perkemahan, melainkan wahana pembinaan karakter yang menanamkan nilai-nilai nasionalisme, kebersamaan, loyalitas, serta cinta tanah air sejak dini.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para kadet tumbuh menjadi generasi yang disiplin, tangguh, berkarakter kuat, serta memiliki jiwa kepemimpinan untuk masa depan bangsa,” ujar Letkol Laut (P) Gigih Aptya Anggara.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi pembinaan, mulai dari latihan kedisiplinan, wawasan kebangsaan, keterampilan lapangan, hingga pembinaan mental dan kerja sama tim. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk membangun solidaritas, rasa tanggung jawab, serta kemampuan memimpin dalam situasi kebersamaan.
Prosesi penurunan bendera kegiatan menjadi simbol berakhirnya seluruh rangkaian Persami KKRI Gelombang IV TW I TA 2026. Momen tersebut berlangsung penuh haru, dengan raut bangga terpancar dari para kadet yang berhasil menyelesaikan kegiatan dengan baik.
Panitia berharap kegiatan Persami KKRI dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wadah pembinaan generasi muda, sekaligus mencetak calon-calon pemimpin bangsa yang berintegritas dan berwawasan kebangsaan.
Dengan ditutupnya kegiatan oleh Danlanal Mamuju, seluruh peserta Persami secara resmi dikembalikan kepada orang tua masing-masing dalam keadaan sehat, aman, dan selamat. (*)







